Maulid Nabi di SMK Merah Putih Kabupaten Bekasi, Momentum Menanamkan Akhlak dan Semangat Generasi Muda

ChatGPT Image 4 Sep 2026 08.53.52

BEKASI — Keluarga besar SMK Merah Putih Kabupaten Bekasi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan sederhana. Meski dilaksanakan dalam suasana yang tidak berlebihan, kegiatan tersebut berlangsung hangat, penuh makna, serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.

WhatsApp Image 2026 09 04 at 08.32.49 1

Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi keluarga besar sekolah untuk kembali mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mengambil nilai-nilai keteladanan yang diwariskan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai rangkaian acara keagamaan, mulai dari lantunan sholawat, tausiah, pantun bernuansa Islami, hingga siraman rohani. Para siswa, guru, serta unsur keluarga besar SMK Merah Putih tampak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan kekhusyukan.

Dalam sambutannya, Komite SMK Merah Putih Kabupaten Bekasi menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, Maulid harus menjadi ruang refleksi bagi generasi muda untuk meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, nilai utama yang perlu ditanamkan kepada peserta didik adalah kesungguhan dalam menuntut ilmu, menjaga kebersihan hati, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Komite SMK Merah Putih Kabupaten Bekasi, Eman Suherman, juga menyampaikan pesan khusus kepada para siswa agar tidak hanya fokus pada kelulusan secara akademik, tetapi mampu membangun kemampuan dan karakter untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ia berharap lulusan SMK Merah Putih Kabupaten Bekasi mampu menjadi generasi yang kompetitif, memiliki keterampilan, serta sanggup bersaing dalam dunia kerja maupun perkembangan kehidupan di masa depan.

“Generasi muda harus fokus belajar, menjaga hati dan akhlak. Lulusan SMK Merah Putih harus mampu bersaing dan siap menghadapi tantangan zaman,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan pendidikan juga menjadi bagian penting dalam penguatan karakter peserta didik. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat, pendidikan tidak hanya dituntut menghasilkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.

Baca Juga  Child Grooming di Tasikmalaya: Saat Nurani Publik Harus Meledak dan Cancel Culture Menjadi Bentuk Perlindungan

Melalui lantunan sholawat dan tausiah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk memahami kembali sosok Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kejujuran, kesabaran, kepedulian sosial, serta semangat menuntut ilmu.

Kesederhanaan pelaksanaan kegiatan justru menjadi nilai tersendiri. Tidak ada kemewahan yang menjadi tujuan utama, melainkan kebersamaan dan upaya mengambil hikmah dari perjalanan hidup Rasulullah SAW.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK Merah Putih Kabupaten Bekasi berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak berhenti sebatas peringatan seremonial, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga sekolah.

Maulid Nabi pun menjadi pengingat bahwa pendidikan sejatinya bukan hanya tentang mencetak lulusan yang siap bekerja, tetapi juga membentuk manusia yang memiliki ilmu, keterampilan, akhlak, dan tanggung jawab terhadap masa depan.

Liputan: Tasikmalaya Undercover

Posted by Sultan Firman s

Pemerhati sejarah lokal priangan

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *